Catatan Sang Petualang

Kenali Perbedaan Listrik Prabayar Dengan Listrik Pascabayar

Digital Ramadhan


Listrik merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting sekarang ini untuk banyak orang. Tanpa memakai listrik, maka baik itu, lampu, mesin pompa air, mesin cuci, kulkas dan sebagainya tidak bisa nyala pada umumnya. Bagi kalian yang sering membayar listrik, mungkin familiar dengan istilah prabayar dan listrik pascabayar. Akan lebih baik kita tahu lebih dahulu apa itu jenis listrik. Karena ada listrik prabayar/ token listrik dan listrik pascabayar. 

Mengenal Apa Itu Listrik Prabayar

Sekarang ini mungkin sudah banyak orang yang familiar dengan sistem listrik prabayar ini atau listrik token. Jenis listrik satu ini memang direkomendasikan PT PLN. Bahkan hampir tiap rumah saat ini telah memakai listrik prabayar. Keunggulan dari listrik prabayar yaitu kamu sudah tidak perlu antri panjang agar bisa membayar listrik. Kalau ingin listrik di rumah nyala, maka kamu tinggal membeli voucher listrik. Pembelian ini pun dapat dilakukan via berbagai cara seperti lewat m-banking, minimarket dan cara lain. Sehingga sangat mudah untuk membayar atau mendapatkan listrik tersebut. Selain itu, jenis listrik prabayar ini juga diklaim ramah kantong. Kita pun dapat mengatur pengeluaran lebih baik per bulannya. Misal, kamu hendak membatasi pengeluaran listrik setiap minggu Rp100 ribu. Tinggal bagaimana cara menghemat listrik harus dipikirkan supaya tidak mencapai angka tersebut.

Perbedaan Listrik Prabayar Dengan Jenis Listrik Pascabayar

Jika listrik prabayar, maka kamu perlu membeli token lebih dulu dan listrik bisa digunakan. Sedangkan, yang pascabayar itu adalah sebaliknya yakni listrik digunakan lebih dulu dan dibayar baru saat akhir bulan. Jenis listrik pascabayar yang dahulu sering digunakan masyarakat ketika belum ada listrik prabayar. Kita tentu sudah tidak asing melihat karyawan dari PLN datang ke rumah-rumah untuk pencatatan nomor meteran. Tak hanya itu saja, orangtua juga perlu meluangkan waktu mereka datang ke PLN untuk membayar tagihan listrik saat dulu. Tetapi dengan hadirnya teknologi sekarang, maka hal tersebut tidak harus dilakukan karena sama dengan listrik prabayar yang bisa dilakukan via online. Jika listrik prabayar, maka kamu tinggal membeli voucher listrik saja dan input kodenya, selanjutnya listrik sudah dapat digunakan. Walau begitu, muncul juga kabar kalau listrik yang prabayar lebih boros dari pada pascabayar. Tarif satuan untuk listrik prabayar serta pascabayar itu bernilai sama. Jadi, memang nilai konsumsi juga akan sama. 

Apa Saja Keuntungan Penggunaan Listrik Prabayar?

Sebenarnya bukan hanya beberapa hal di atas yang menjadi keuntungan listrik prabayar. Ada berbagai macam lagi keuntungan yang bisa didapat oleh pengguna listrik prabayar tersebut. Misalnya saja kita dapat mengontrol biaya pengeluaran untuk listrik tersebut. Jika kita tidak memakai listrik prabayar, maka tentu kita tidak bisa tahu seberapa pengeluaran untuk listrik tersebut tiap bulannya. Semuanya akan diketahui saat akhir bulan saat tagihan listrik muncul. Tetapi jika memakai listrik prabayar, maka kita bisa membeli sedikit-sedikit untuk bisa mengetahui seberapa besar penggunaan kita per bulan atau per minggu. Hal ini memudahkan kita untuk kontrol pengeluaran untuk layanan listrik tersebut. Dengan listrik prabayar, bisa juga terhindar dari kemungkinan pencurian. Mengingat jika kita memakai listrik pascabayar, maka tentunya akan ada petugas PLN datang ke area rumah supaya bisa mengecek meteran listrik. Bisa saja yang masuk malah penjahat dengan menyamar sebagai petugas PLN. Lalu sistem listrik juga tidak bisa dibobol jika listrik prabayar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Handandir.com All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.