Catatan Sang Petualang

Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Hari Ini 7 Oktober 2021

Ada banyak sekali sarana hiburan yang saat ini bisa kita dapatkan dengan mudah dan murah. Ya, salah satunya dengan menonton tv. Melalui sarana hiburan tersebut, tentu saja suasana dalam rumah tidak akan terlalu membosankan. Adapun mengenai berbagai program tv yang dapat kita pilih, mulai dari berita, gossip, hingga sinetron.

Berbicara soal sinetron yang saat ini sedang populer, pastinya pikiran kita akan langsung tertuju pada Ikatan Cinta bukan? Pasalnya, rating pada sinetron yang tayang setiap hari di RCTI ini selalu menempati urutan teratas.

Hal itu pun menunjukkan bahwa sinetron Ikatan Cinta selalu menghadirkan tontonan yang menarik pada episodenya. Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas synopsis sinetron Ikatan Cinta 7 Oktober 2021.

Berniat Memberikan Kejutan Pada Acara Makan Malam, Irvan Justru Marah Besar Kepada Andin

Pada cerita sebelumnya Andin telah mengetahui bahwa Irvan adalah pamannya yang dikira sudah meninggal dunia saat terjadi kecelakaan bersama kakak perempuannya, yakni Sofia (ibu kandung Andin).

Andin pun berencana mengundang Irvan ke rumahnya unutuk makan malam bersama keluarga Al. Tak hanya sekedar acara makan malam biasa, Andin juga sudah mempersiapkan kejutan untuk pamannya tersebut.

Setelah mendapatkan undangan dari Andin, Irvan merasa sangat senang dan berjanji akan datang ke acara makan malamnya. Akan tetapi, kejutan yang telah dipersiapkan Andin malah membuat Irvan marah. Mengapa demikian?

Usut punya usut, ternyata kejutan yang dipersiapkan Andin ada sangkut pautnya dengan almarhum Sofia.

Sementara itu, Aldebaran tampak mendesak Boim agar mau menceritakan semua hal-hal yang berkaitan dengan teror terhadap keluarganya. Al melakukan interograsi sehingga membuat Boim tampak gugup.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena Al begitu marah besar karena dirinya tidak menyangka bahwa Boim menjadi mata-mata bagi si pelaku teror. Merasa terus ditekan, akhirnya Boim mengakui jika dirinya membantu si pelaku teror untuk menyimpan alat penyadap di rumah Al.

Sebagai karyawannya, Boim pun begitu menyesali perbuatannya terhadap Al dan keluarga. Boim kemudian menjelaskan alasan mengapa dirinya mau menjadi mata-mata untuk si pelaku teror, karena dirinya membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk pengobatan ayahnya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Al hendak memukul Boim namun langsung di cegah oleh mama Rosa. Di waktu yang bersamaan, Ricky melihat ada orang yang mencurigakan di depan rumah Al. Tak berselang lama, orang tersebut langsung pergi meninggalkan rumah Al begitu saja.

Setelah Ricky memberi tahu soal keberadaan orang tersebut, Al pun langsung bergerak untuk mengikuti kemana arah perginya. Orang misterius tadi ternyata memasuki taman Flaminggo, sehingga Al menduga bahwa tempat tersebut adalah sarangnya.

Kemudian Al mendatangi taman Flaminggo yang didampingi Ricky, Angga, dan Riza. Bahkan, Al juga sempat menghubungi Rendy agar datang ke taman Flaminggo. Rencana penyergapan pun berhasil dilakukan, sehingga benturan pada kedua pihak tidak bisa dihindari.

Setelah Iqbal (pelaku terror) dan anak buahnya babak belur, akhirnya Iqbal berhasil ditangkap oleh Al dan kawan-kawan. Tanpa mengulur waktu, Al langsung menginterograsi Iqbal yang sudah tidak bisa berkutik lagi.

Saat di interograsi, Iqbal mengakui bahwa dirinya hanyalah orang suruhan. Lantas, siapakah dalang dibalik semua terror yang terjadi terhadap keluarga Aldebaran? Nah, biar kalian gak penasaran, jangan lupa untuk selalu nongkrong di RCTI setiap hari jam 20.00 malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Handandir.com All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.